GAMBARAN  IMUNISASI PADA BALITA DI KECAMATAN MEDAN DENAI

Authors

  • Zahra Kayla Mazril Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia Author
  • Afifah Hasibuan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia Author
  • Hilya Hairo Fitri Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia Author
  • Audy Vimala Sari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia Author
  • Riska Rahmadianti Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.65187/jmeh.v3i1.33

Keywords:

imunisasi, balita, cakupan vaksinasi, imunisasi dasar, imunisasi lanjutan

Abstract

Imunisasi merupakan intervensi kesehatan masyarakat yang efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian pada balita. Cakupan imunisasi yang optimal sangat penting untuk mencapai kekebalan kelompok dan mencegah wabah penyakit infeksius. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran cakupan imunisasi dasar dan lanjutan pada balita di wilayah studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 50 balita menjadi responden penelitian. Data diperoleh melalui pencatatan status imunisasi berdasarkan jenis vaksin yang telah diterima, kemudian dianalisis secara frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cakupan imunisasi Hepatitis B 0 mencapai 38 balita (76%), sedangkan imunisasi BCG tercapai pada 31 balita (62%). Namun, cakupan imunisasi DPT-HB Combo 1, 2, dan 3 masing-masing hanya sebesar 32%, 24%, dan 20%. Cakupan imunisasi IPV 1, 2, dan 3 masing-masing tercatat sebesar 18%, 16%, dan 16%. Pada imunisasi Polio 1 tercapai 44%, Polio 2 sebesar 34%, Polio 3 dan Polio 4 masing-masing sebesar 26%. Untuk imunisasi Campak, hanya 22% balita yang telah menerima vaksinasi, sementara DPT-HB Combo Lanjutan dan Campak Lanjutan masing-masing baru tercapai pada 6% dan 12% balita. Secara umum, ditemukan bahwa cakupan imunisasi balita masih rendah, terutama pada imunisasi lanjutan dan booster. Cakupan imunisasi dasar dan lanjutan pada balita masih jauh dari target universal, dengan sebagian besar balita belum menerima vaksinasi lengkap sesuai jadwal. Upaya peningkatan edukasi kepada orang tua serta optimalisasi layanan imunisasi di fasilitas kesehatan perlu segera dilakukan untuk meningkatkan cakupan dan mencegah terjadinya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi

References

Abukhaer, S. R., Azis, A. A., & Rahman, A. (2023). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pencapaian Target Imunisasi Dasar Anak. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 22(2), 154-161.

Aminah, SST., M.Kes. (2022). Monograf Faktor Ketepatan Pemberian Imunisasi Hb-0 Pada Bayi. Medan: Unpri press.

Aswan, Y. (2021). Pendidikan Kesehatan Tentang Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Posyandu Desa Sigumuru Kecamatan Angkola Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 3(3), 78-82.

Cahyawati, F. E., & Herawati, E. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Bayi. Journal of Midwifery Information (JoMI), 3(2), 328-341.

Dusra, E., & Lihi, M. (2023). Gambaran Tentang Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita Di Dusun Tita Mandiri Desa Waisala Tahun 2023. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 1(2), 274-279.

Paramitha, I. A., & Rosidi, A. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Program Bulan Imunisasi Anak Nasional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1397-1404.

Sari, W., & Nadjib, M. (2019). Determinan Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap pada Penerima Program Keluarga Harapan. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 4(1).

Siregar, N., & Rochadi, R. K. (2022). Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Kepercayaan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Padang Lawas Utara. Tropical Public Health Journal, 2(1), 1-4.

Susilawati, Pramesti Putri Wardani Neneng, dan Siti lathifah. (2018). Pengaruh Metode Kangguru Untuk Mengurangi Nyeri Penyuntikan Intra Muscular Imunisasi Hb0 Pada Bayi Baru Lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2017.Jurnal kebidanan, 4(2), 79-83.

Triana, V. (2016). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Tahun 2015. Jurnal kesehatan masyarakat Andalas, 10(2), 123-135.

Usman, A. (2021). Penyuluhan Kesehatan Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Desa Kelebuh Wilayah Kerja Puskesmas Batunyala. Journal of Community Engagement in Health, 4(1), 259-263.

Published

2025-01-31

How to Cite

GAMBARAN  IMUNISASI PADA BALITA DI KECAMATAN MEDAN DENAI. (2025). Jurnal Mal El Hayat, 3(1), 28-35. https://doi.org/10.65187/jmeh.v3i1.33